Menu

Mode Gelap
Projo Kota Metro Sepakat Menangkan WaRu Ketua DPRD kota Metro Minta jaga Kondusifitas Jelas Pemilu 2024 Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau

Collection · 1 Apr 2026 05:17 WIB ·

Rapat Evaluasi Metro Tertutup, Media Diminta Keluar


 Rapat Evaluasi Metro Tertutup, Media Diminta Keluar Perbesar

Metro–Rapat evaluasi program pembangunan Kota Metro 2026, Rabu 01/03/2026 antara DPRD dan Walikota Metro berlangsung tertutup. Wakil Ketua DPRD meminta awak media yang mengikuti jalannya rapat untuk keluar dari ruangan.

Perwakilan awak media sempat meminta agar rapat berjalan terbuka, sehingga informasi yang diperoleh dapat faktual dan presisi terkait jalannya rapat.

 

“Sebagai pilar keempat demokrasi, sebaiknya wartawan diberikan akses untuk meliput secara langsung. Rapat yang dipaksakan tertutup akan mengundang pertanyaan publik yang berdampak negatif terhadap upaya transparansi yang sedang digaungkan Pemerintah Kota Metro,” pinta Arif, awak media dari Saburai TV.

 

Hal senada juga diutarakan oleh Fredy, awak portal berita Metrodeadline.com. Ia meminta DPRD Kota Metro mengikuti kebijakan DPR RI yang mulai membuka akses informasi secara langsung kepada awak media massa.

 

“Seluruh rapat di DPR RI saat ini sudah berlangsung terbuka. Kenapa DPRD Kota Metro tidak mengikuti kebijakan itu? Sebaiknya biarkan awak media mengikuti jalannya rapat agar bisa memperoleh informasi secara utuh,” ujarnya.

Namun Wakil Ketua II DPRD, Abdulhak, bersikukuh meminta awak media meninggalkan ruangan, dengan catatan akan memberikan informasi secara utuh setelah rapat selesai.

 

“Mohon adik-adik media mengerti, rapat tidak bisa berjalan jika belum keluar. Nanti kami akan berikan semua informasi mengenai rapat ini, terbuka untuk media mana pun,” katanya.

 

Plt. Kadis Kominfo, Deddy Hasmara, melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa Wali Kota berharap tersebut dilaksanakan secara terbuka.

 

“Pak Wali berhatap rapat terbuka, agar semuanya transparan. Tapi itu permintaan dari DPRD rapat dilaksanakan tertutup ,” tulisnya kepada perwakilan awak media.

 

Rapat evaluasi ini telah mengalami pemanggilan ketiga. Sebelumnya, pada panggilan pertama dan kedua, Walikota Metro berhalangan hadir.

 

Ketidakhadiran walikota sempat menjadi tanda tanya sejumlah pihak terkait tujuan rapat tersebut.

Namun Wakil Ketua II DPRD, Abdulhak, kepada awak media menyampaikan bahwa pemanggilan rapat hanya seputar hal biasa dan bukan persoalan krusial, melainkan sebatas silaturahmi dan fungsi pengawasan.

 

“Biasa, tidak ada hal yang lebih dari itu, silaturahmi saja,” katanya.

 

Sebelum awak media diminta keluar ruangan, dalam sambutannya Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, mengatakan bahwa pertemuan dalam rapat ini merupakan balasan atas undangan walikota kepada anggota DPRD beberapa waktu lalu. Ia juga menyebut ada hal krusial yang perlu disampaikan dalam rapat tersebut.

Namun, hal krusial yang dimaksud belum diutarakan secara utuh karena awak media diminta meninggalkan ruangan. ()

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Author

Baca Lainnya

Wali Kota Metro Sampaikan LKPJ 2025, Ungkap Pertumbuhan dan Pemerataan Bumi Sai Wawai Sumber: Prioritas Daerah untuk Indonesia – Cepat dan Terpercaya

10 April 2026 - 03:34 WIB

Senyum Sumringah Pasukan Oranye Terima Paket Jumat Berkah

10 April 2026 - 02:29 WIB

PWI Lampung Ajak Jurnalis Metro Perkuat Literasi dan Kapasitas Intelektual

7 April 2026 - 12:58 WIB

Walikota dan Ratusan Masyarakat Bertakziah dan Mensholatkan Jenazah Hafizah Korban Hanyut Di Wira Garden.

4 April 2026 - 03:04 WIB

Team Tekab 308 Presisi Polres Metro Ungkap Kasus Percobaan Pencurian Motor, 2 Pelaku Diamankan

4 April 2026 - 03:02 WIB

BKAD Tegaskan Pinjaman Rp20 Miliar ke Bank Lampung Sudah Disetujui DPRD Metro

2 April 2026 - 01:22 WIB

Trending di Metro