Menu

Mode Gelap
Projo Kota Metro Sepakat Menangkan WaRu Ketua DPRD kota Metro Minta jaga Kondusifitas Jelas Pemilu 2024 Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau

daerah · 20 Sep 2024 13:09 WIB ·

Capaian pendapatan Provinsi Lampung realisasi tertinggi ada di Kota Metro sebesar 71,95 persen


 Capaian pendapatan Provinsi Lampung realisasi tertinggi ada di Kota Metro sebesar 71,95 persen Perbesar

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung menyatakan bahwa realisasi total pendapatan di 15 kabupaten dan kota di provinsi tersebut mencapai Rp32,2 triliun hingga Agustus 2024.

“Realisasi pendapatan di 15 kabupaten serta kota di tambah dengan Pemerintah Provinsi Lampung ini beragam dengan rata-rata realisasi 50-60 persen,” ujar Kepala Bidang Evaluasi dan Pembinaan Kabupaten dan Kota dan Investasi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung Nuruk Fajri dalam Kajian Fiskal Ragional di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan total realisasi pendapatan di Provinsi Lampung mencapai Rp32,2 triliun hingga Agustus 2024, dengan capaian realisasi tertinggi ada di Kota Metro sebesar 71,95 persen dari total pendapatan Rp971 miliar, sedangkan realisasi terendah di Kabupaten Lampung Timur sebesar 41,09 persen dari total pendapatan Rp2,3 triliun.

“Sedangkan dari total pendapatan tersebut terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp8,1 triliun atau 25,19 persen dari total porsi pendapatan,” katanya.

Kemudian pendapatan transfer Rp23,9 triliun atau 74,20 persen dari total pendapatan, dan pendapatan lain-lain yang sah berjumlah Rp199,5 miliar atau 0,62 persenda dari total porsi pendapatan.

“Di dalam pendapatan asli daerah tersebut sudah termasuk juga pendapatan BLUD yang hanya dapat digunakan oleh BLUD itu sendiri,” ucap dia.

Menurut dia, melihat porsi pendapatan daerah, pemerintah daerah terus berupaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dengan mendorong penerimaan dari sektor pajak, optimalisasi pendapatan retribusi dan sektor-sektor berpeluang menghasilkan pendapatan bagi daerah.

“Untuk daerah yang memiliki jumlah pendapatan asli daerah tertinggi ada di Pemerintah Provinsi Lampung dengan nilai Rp4,9 triliun, Kota Bandarlampung Rp1 triliun. Sedangkan yang terendah ada di Kabupaten Tulang Bawang Barat berjumlah Rp49,8 miliar, dan Tanggamus Rp54,5 miliar,” ujar dia.

Terinci untuk jumlah total pendapatan per kabupaten kota di Provinsi Lampung meliputi di Pemerintah Provinsi Lampung Rp8,3 triliun, Kabupaten Lampung Tengah Rp2,7 triliun, Kota Bandarlampung Rp2,7 triliun, Kabupaten Lampung Timur Rp2,3 triliun, Kabupaten Lampung Selatan Rp2,4 triliun.

Lalu Kabupaten Tanggamus Rp1,8 triliun, Lampung Utara Rp1,7 triliun, Tulang Bawang Rp1,3 triliun, Way Kanan Rp1,3 triliun, Pesawaran Rp1,2 triliun, Pringsewu Rp1,2 triliun, Lampung Barat Rp1 triliun, Kota Metro Rp971 miliar, Pesisir Barat Rp909 miliar, Mesuji Rp1 triliun, dan Tulang Bawang Barat Rp925 miliar.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Author

Baca Lainnya

pentingnya percepatan perbaikan jalan, khususnya menjelang Lebaran.

19 March 2025 - 01:19 WIB

Baznas dan Kemenag Metro Wujudkan Pengelolaan Zakat Profesional

23 January 2025 - 14:28 WIB

Polemik Alih Fungsi Ruko Sudirman, Kabag Hukum Pemkot Metro Takut Blunder

20 January 2025 - 13:23 WIB

Ditetapkan Jadi Wali dan Wakil Wali Kota, Mubaraq Komitmen Bangun Metro 

9 January 2025 - 07:10 WIB

Kampanye tatap muka ketok pintu : Waruuu menang! Waruuuuu…coblos nomor 2, Josss jossss josss!!!.

7 October 2024 - 00:16 WIB

Tim Pemenangan WaRu Yakin Metro Selatan Jadi Salah Satu Lumbung Suara

3 October 2024 - 01:16 WIB

Trending di daerah