Menu

Mode Gelap
Projo Kota Metro Sepakat Menangkan WaRu Ketua DPRD kota Metro Minta jaga Kondusifitas Jelas Pemilu 2024 Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau

Metro · 29 Mar 2026 13:18 WIB ·

Leraikan Cekcok Parkir, Pedagang Pasar Pagi Kota Metro Dianiaya


 Leraikan Cekcok Parkir, Pedagang Pasar Pagi Kota Metro Dianiaya Perbesar

Metro–Seorang pedagang, Miftah (27), mengalami luka sobek di pelipis dan memar di mulut setelah dipukuli pria yang belum diketahui identitasnya.

Peristiwa bermula dari cekcok antara terlapor dan Ishak, kakak korban, terkait parkir kendaraan yang menutup akses masuk pasar pagi Kopindo, Metro Pusat, Minggu 29/03/2026.

Miftah yang mencoba melerai justru menjadi korban.
Korban sempat diminta pulang oleh Ishak. Namun, beberapa waktu kemudian, ia diminta kembali untuk menyampaikan permintaan maaf karena terlapor tidak puas dan menilai korban ikut campur.

Setiba di lokasi, korban menyampaikan permintaan maaf. Namun situasi kembali memanas. Berdasarkan keterangan korban, terlapor dan ibunya mendorong serta menekan korban.

Sejumlah pedagang dan satpam pasar sempat melerai. Namun terlapor berontak dan kembali mengejar korban.
“Satpam sempat mencegah, tapi dia berontak dan mengejar Miftah,” kata Adi, saksi di lokasi.

Terlapor kemudian memukuli korban hingga mengalami luka.
“Saat saya jatuh karena menghindar, dia memukuli wajah saya sekitar lima kali,” ujar Miftah.

Selain itu, ibu terlapor diduga ikut melakukan tindakan fisik.
“Ibu terlapor merenggut kerah baju dan mendorong saya,” kata Isah, kakak korban.
Korban kemudian dibawa ke RSU A. Yani untuk menghentikan pendarahan dan menjalani visum.

Sejumlah pedagang menyebut terlapor kerap meresahkan di sekitar Pasar Pagi Kopindo. Ia disebut sering memarkir kendaraan sembarangan hingga menutup akses pembeli dan lapak dagangan.
“Dia pernah menutupi dagangan saya. Saat ditegur malah marah dan menantang,” ujar Udin, pedagang bawang.

Hal senada disampaikan Adi.
“Banyak pedagang resah. Kalau ditegur parkir sembarangan, dia membentak bahkan menantang duel,” katanya.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Metro dengan nomor LP/B/96/III/2026/SPKT/Polres Metro/Polda Lampung. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan.
Sejumlah pihak berharap proses hukum berjalan objektif dan tanpa intervensi. Informasi yang beredar di lapangan menyebut terlapor memiliki hubungan kekerabatan dengan salah satu anggota DPRD Kota Metro. Namun, keterangan ini belum dikonfirmasi secara resmi.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Author

Baca Lainnya

Petani Metro Mengadu di kantor DPRD Metro

25 April 2026 - 04:55 WIB

Berwakil di Paripurna, Ini yang Dikejar Wali Kota Metro di Jakarta

20 April 2026 - 15:38 WIB

Wali Kota Metro Sampaikan LKPJ 2025, Ungkap Pertumbuhan dan Pemerataan Bumi Sai Wawai Sumber: Prioritas Daerah untuk Indonesia – Cepat dan Terpercaya

10 April 2026 - 03:34 WIB

Senyum Sumringah Pasukan Oranye Terima Paket Jumat Berkah

10 April 2026 - 02:29 WIB

Walikota dan Ratusan Masyarakat Bertakziah dan Mensholatkan Jenazah Hafizah Korban Hanyut Di Wira Garden.

4 April 2026 - 03:04 WIB

Team Tekab 308 Presisi Polres Metro Ungkap Kasus Percobaan Pencurian Motor, 2 Pelaku Diamankan

4 April 2026 - 03:02 WIB

Trending di Metro