Menu

Mode Gelap
Projo Kota Metro Sepakat Menangkan WaRu Ketua DPRD kota Metro Minta jaga Kondusifitas Jelas Pemilu 2024 Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau

Metro · 7 Dec 2025 15:21 WIB ·

Pemkot Metro Gelar Sosialisasi Hukum di Sekolah, Antisipasi Bullying hingga Kenakalan Pelajar


 Pemkot Metro Gelar Sosialisasi Hukum di Sekolah, Antisipasi Bullying hingga Kenakalan Pelajar Perbesar

METRO – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar sosialisasi penyuluhan hukum di satuan pendidikan Kota Metro. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Wakil Wali Kota Metro, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro, serta Kejaksaan Negeri (Kejari) Metro. Acara berlangsung di UPTD SD Negeri 2 Metro Timur dan mendapat perhatian serius dari tenaga pendidik.

Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, menegaskan pentingnya antisipasi bullying terhadap pelajar. Ia meminta pihak sekolah tidak ragu mengambil langkah tegas dan segera melapor apabila terjadi kasus yang sulit diselesaikan.

“Kalau memang ada korban bullying di sini, tetapi bapak atau ibu tidak berani melapor dan ada tekanan, bisa melapor kepada kami. Karena kami sudah ada di depan ini, kami siap menyelesaikan kasus bullying,” tegas Rafieq saat memberi sosialisasi, Senin (25/8/2025).

Lebih lanjut, Rafieq berharap kasus bullying bisa dicegah melalui peran aktif guru. Menurutnya, jika tenaga pendidik mengetahui adanya praktik bullying namun membiarkannya, maka sama saja ikut terlibat.

“Jika kami menemukan adanya bullying di sini, kami rasa pihak guru terlibat semua. Karena bullying itu awalnya ada pendiaman, sudah tahu ada tetapi tidak mau tahu,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Metro juga menekankan pentingnya kerjasama guru dalam mengawasi murid, agar kasus bullying dapat perlahan dihapus dari sekolah-sekolah di Metro. Selain itu, ia menyinggung pentingnya perhatian pada jajanan sehat, kenakalan anak, hingga kecanduan media sosial di kalangan pelajar.

Sementara itu, Plt Kepala Disdikbud Kota Metro, Deddy Hasmara, menjelaskan bahwa bullying memiliki berbagai bentuk, baik fisik maupun verbal. Jika fisik mudah terlihat, maka bullying verbal sering kali luput dari perhatian.

“Itu yang terus kita canangkan kepada guru-guru, diminta komitmennya agar betul-betul maksimal memperhatikan aksi bullying anak. Karena secara verbal mungkin di sekolah aman, tetapi di luar bisa terbawa ke sekolah,” ungkap Deddy.

Senada, Kepala UPTD SD Negeri 2 Metro Timur, Zulkurnain, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Wakil Wali Kota memberi motivasi lebih bagi tenaga pendidik dalam upaya mencegah dan mengantisipasi kasus bullying di sekolah. (Adv)

 

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Author

Baca Lainnya

Pemkot Metro Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

14 January 2026 - 02:46 WIB

Realisasi PBB 52,97 Persen, Musrenbang Tejo Agung Fokus Infrastruktur dan Pemberdayaan Ekonomi

14 January 2026 - 02:42 WIB

Musda VI Partai Golkar Kota Metro dengan menanam pohon

8 January 2026 - 10:36 WIB

Isu Gagal Bayar Proyek Pembangunan, Wali Kota Metro Sebut Masih dalam Koridor Aturan

6 January 2026 - 07:58 WIB

Tekab 308 Sat Reskrim Polres Metro Ungkap Kasus Penipuan Berkedok Rental Mobil, Dua Tersangka Asal Lamteng Diamankan

31 December 2025 - 10:26 WIB

Polres Metro Gelar Rilis Akhir Tahun 2025, Kapolres Paparkan Capaian Kinerja dan Imbauan Perayaan Tahun Baru

31 December 2025 - 10:23 WIB

Trending di Metro