Menu ✖

Mode Gelap
Projo Kota Metro Sepakat Menangkan WaRu Ketua DPRD kota Metro Minta jaga Kondusifitas Jelas Pemilu 2024 Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau

Entertainment · 20 May 2025 06:46 WIB ·

Kelurahan RejomulyoTangguh Pangan Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas


 Kelurahan RejomulyoTangguh Pangan Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas Perbesar

METRO — Kelurahan Rejomulyo kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu Kelurahan yang kreatif dan adaptif di tengah perkembangan zaman.

Dalam ajang lomba antar Kelurahan tingkat kota yang digelar oleh Pemerintah Kota Metro, Kelurahan Rejomulyo tampil luar biasa dengan berbagai program unggulan berbasis inovasi dan pemberdayaan masyarakat.

Lomba ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan melalui peningkatan partisipasi warga dan pengembangan potensi lokal.

Lurah Rejomulyo, Margono mengatakan, dalam ajang lomba kelurahan tingkat kota ini, pihaknya mengambil tema Kelurahan Tangguh Pangan Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas•.

 

“Kami mengambil tema ini karena Kelurahan Rejomulyo memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Bahkan produksi padi kita termasuk yang tertinggi di Kota Metro,” kata dia, Senin (19/5).

 

Belum lagi, potensi peternakan dan juga perikanan. Dimana, Rejomulyo juga memiliki peternakan kambing dan ikan yang sangat banyak.

Margono menjelaskan, beberapa program inovasi di Rejomulyo yakni, gerakan makan sayur hijau dan buah (GEMAYURIBU), Gerakan Makan Ikan Lele (GEMARIKAN LE), Tabungan Subuh Bantu Cegah Stunting (TAHU BUNTING).

 

“Kemudian juga ada Nabung Sampah Cegah Stunting (NASABAH CETING) dan Edukasi Simulasi Pengolahan Makanan Bergizi (ES PELANGI CETING),” jelasnya.

 

Ia menambahkan, program-program ini dijalankan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat, kader kesehatan, PKK, Karang Taruna, dan tokoh-tokoh setempat, menunjukkan semangat gotong royong yang kuat.

 

Tak hanya itu, Rejomulyo juga mengembangkan sistem pertanian organik terpadu yang memanfaatkan lahan pekarangan secara maksimal. Inovasi ini mencakup pembuatan pupuk kompos dari limbah rumah tangga dan peternakan kecil, serta penggunaan teknologi irigasi tetes yang hemat air.

 

“Para petani desa diberikan pelatihan rutin tentang metode pertanian berkelanjutan, sehingga hasil panen meningkat tanpa merusak tanah,” tandasnya.

 

Margono menyampaikan apresiasinya kepada seluruh warga yang terlibat aktif dalam persiapan lomba.

“Kami tidak bisa mewujudkan semua ini tanpa gotong royong dan dukungan penuh dari masyarakat. Kekuatan Rejomulyo ada pada semangat warganya. Inovasi yang kami tampilkan adalah hasil kerja bersama, bukan semata-mata gagasan individu,” ujarnya dengan penuh semangat.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Author

Baca Lainnya

Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan, Abdul Manan dan Sekjen AJI Soroti Tata Kelola HPN, Dorong Dewan Pers Jadi Penanggung Jawab

24 October 2026 - 14:05 WIB

Wali Kota Metro: Santri Adalah Pilar Menuju Indonesia Emas 2045

22 October 2026 - 08:20 WIB

Bank Lampung Salurkan CSR untuk Kota Metro, Dukung Pelayanan Publik hingga Pemberdayaan Masyarakat

12 October 2026 - 09:30 WIB

Pemkot Metro Stop Penarikan Retribusi Shopping Center, Pemasangan Pengumuman Sempat Dilawan Pedagang 

9 October 2026 - 06:18 WIB

Bawaslu bersama PWI Kota Metro menggelar diskusi strategis untuk memperkuat sinergitas antarlembaga

6 October 2026 - 14:51 WIB

Kota Metro Raih Juara I Jamsostek Award 2026, Sekda: “Penghargaan Ini Motivasi untuk Perluas Perlindungan Pekerja”

5 October 2026 - 20:44 WIB

Trending di Entertainment