Menu

Mode Gelap
Projo Kota Metro Sepakat Menangkan WaRu Ketua DPRD kota Metro Minta jaga Kondusifitas Jelas Pemilu 2024 Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau

Collection · 5 Sep 2024 13:38 WIB ·

Menyukseskan penilaian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2024


 Menyukseskan penilaian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2024 Perbesar

Metro – Pemkot Metro mematangkan sinergitas antarpihak, untuk menyukseskan penilaian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2024. Pemerintah bakal memastikan status pilar-pilar STBM sudah benar-benar dilaksanakan di kota setempat.

 

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengatakan, pihaknya menyambut Tim Verifikasi STBM Award 2024. Verifikasi dilakukan, guna memastikan implementasi STBM di Kota Metro masuk Penilaian STBM Award 2024 dengan kategori Paripurna.

 

“Alhamdulillah untuk STBM, sekarang ini kita menginginkan Paripurna ya. Jadi, mohon dukungannya kepada semua masyarakat. Karena stbm itu menunjukkan suatu keberadaan masyarakat,” kata Wahdi saat diwawancarai, Kamis, 5/9/2024.

Diketahui, penilaian inovasi STBM selanjutnya akan dilakukan verifikasi oleh tim pusat, dengan penilaian berdasarkan kemanfaatan, keberlanjutan, kemitraan, kolaborasi, keunikan dan spesifik inovasinya.

 

Pemkot Metro juga telah memulai gerakan STBM lima pilar, dengan mengoptimalkan Puskesmas, Posyandu dan lainnya. Hal ini, bertujuan untuk mewujudkan visi Kota Metro sebagai kota sehat.

 

Diketahui 5 pilar STBM, yakni stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), cuci tangan pakai sabun, pengamanan air minum rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.

 

“Jadi, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ini yang dilihat adalah bagaimana penyediaannya juga oleh pemerintah. Pemerintah harus memberikan ketersediaan dalam surfline, kemudian tentang apa yang diminta masyarakat, kemudian tentang keseimbangan pada lingkungan,” jelasnya.

 

“Selain itu juga, STBM ini sangat mempengaruhi penurunan stunting, karena salah satu penyebab stunting adalah faktor internal dan eksternal, sedangkan faktor eksternal itu salah satunya adalah lingkungan ya, sama mempengaruhinya,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Author

Baca Lainnya

Buka Interviu EPSS 2026, Sekda Ahmad Hariyanto Dorong Penguatan Statistik Sektoral yang Berkualitas

21 July 2026 - 01:53 WIB

Dr. Wahdi Jadi Pembicara Pada Pertemuan Internasional Ilmiah PIT POGI

21 July 2026 - 01:42 WIB

Warga sekitar TPAS Karangrejo mengharapkan kompensasi dari Pemkot Metro.

17 July 2026 - 09:08 WIB

Sah! Pojka News Room Jaga Desa SMSI Lampung Resmi Dibentuk

16 July 2026 - 08:49 WIB

Interupsi Fraksi PDIP terkait Penanganan Banjir kepada Wali Kota Metro Bambang Saat Sidang Paripurna

13 July 2026 - 13:44 WIB

FGD SMSI di Bali Tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) Ingatkan Risiko Regulatory Arbitrage dan Penghindaran Pajak

13 July 2026 - 11:21 WIB

Trending di Headline